Pages

Tuesday, April 9, 2013

Buying Condom .. What A Crazy !!


Bingung...cuma kata itu yang terbayang ketika saya dan teman-teman sekelas saya , R1-A2 FKM mendapatkan tugas ini . Yak , tugas membeli salah satu dari alat kontrasepsi yaitu kondom , benda yang selama ini dianggap tabu dan menjadi kontroversi di masyarakat. Entah apa maksudnya Pak Priyadi , Dosen Kewirausahaan yang cukup ganteng ini (upss) memberi kami tugas unik ini , mana harus membelinya dengan berpasangan cowok dan cewek lagi , makin membuat kepala saya bergoyang poco-poco , eh maksud saya geleng-geleng.

Lalu hal pertama yang saya siapkan adalah...mencari pasangan!. ....
Walaupun notabene saya sudah memiliki seorang kekasih yang siap menemani saya dalam suka dan duka (wow), tapi saya sangat tertantang untuk mengajak wanita yang memakai wanita berjilbab untuk menjadi pasangan saya dalam mengerjakan tugas ini. Bukan bermaksud apa-apa , saya hanya penasaran begaimana sikap dari penjual kondom bila yang membeli kondom adalah cowok kurus macho berotot dengan wanita berjilbab dengan tampang malu-malu mau , sungguh saya sangat penasaran. Lalu tanpa panjang lebar pun saya mengajak wanita berjilbab tersebut untuk menjadi partner saya , pucuk dicinta ulam tiba dia pun setuju untuk menjadi partner saya tapi......dengan satu syarat ! dengan satu syarat ! dengan satu syarat! (diulang biar dramatis). “Belinya kelompokan ya, aku ga mau kalo cuma berduaan aja” ya kira-kira begitulah isi syaratnya , saya pun  menyanggupinya karena saya tentu menghargai pilihan dia.

Namun sepertinya takdir tidak merestui kami. Di malam yang syahdu itu dimana kami sudah janjian akan membeli kondom pada pukul 10 malam dan dengan kelompokan tentunya. Tapi ternyata gagal karena dia tidak ada tempat menginap karena kosannya sudah ditutup sejak jam 9 malam. Ya tidak apa-apa berarti memang bukan dia yang akan menjadi partner saya. Selang beberapa minggu tepatnya pada tanggal 17 Mei 2012 pukul 21.24 malam akhirnya saya membeli kondom dan anda tahu saya bersama dengan siapa ? Tentu dengan kekasih saya yang tidak ada duanya dan bila mengutip dari lagu sih kira-kira seperti ini ‘cause a girl like you impossible to find’, Stela Monic Maya Ersa.

Kami membeli kondom tersebut di Apotik 7day di daerah Gayamsari , Semarang bagian bawah sehabis menonton film ‘The Avenger’, Film dari kumpulan Superhero yang saya kira di awal mereka akan membuat boyband baru tapi pikiran itu saya batalkan karena tidak mungkin anggota boyband ada yang berbadan hijau dan ngamuk-ngamuk tidak jelas , tapi keseluruhan saya terhibur dengan filmnya. Sebelum masuk ke apotik saya sangat deg-degan , cukup manusiawi untuk ukuran mahasiswa polos yang akan pertama kalinya membeli kondom. Pada malam itu penjaga apotiknya berjumlah 3 orang , 2 orang wanita dan 1 pria serta ada 1 wanita pembeli lainnya . Yang menyambut kami adalah penjaga wanita dan dia menanyakan apa keperluan kami. Begitu saya bilang ingin membeli kondom , raut muka mbak tersebut berubah menjadi lebih hati-hati dan mundur selangkah, tapi tetap dengan senyuman sembari menunjukan bagian tempat kondom-kondom ditempatkan. Menurut saya mungkin mbaknya kaget ketika saya bilang ingin membeli kondom tapi profesionalitasnya masih jelas terlihat.

Di Apotik 7day tersebut produk kondomnya cukup lengkap mulai dari Fiesta , Sutra hingga Durex. Rasanya cukup bermacam-macam mulai dari strawberry , pisang sampai anggur. Untuk kondom yang paling mahal yaitu durex karena menurut mbaknya bahan dari durex cukup tebal dan tidak mudah bocor sehingga lebih aman bila digunakan namun harganya pun lebih mahal dari merk kondom yang lain. Untuk model kondomnya pun bermacam-macam ada yang model biasa yaitu lonjong biasa , ada yang model baggy yaitu yang membesar di bagian ujung penis dan ada lagi jenis yang cukup unik yaitu jenis Fiesta EarthQuake yang mempunyai semacam alat berbentuk cincin yang ditempatkan di penis sehingga bisa menimbulkan getaran bila kita on-kan sehingga akan menimbulkan sensasi tersendiri dan harganya bisa mencapai Rp.30rb. Untuk merk dan jenis yang paling diminati oleh konsumen Apotik 7day adalah yang merek Fiesta Baggy , ketika ditanya kenapa mbaknya bilang tidak tahu tapi mungkin karena harganya yang cukup terjangkau yaitu sekitar Rp.6.300,-. Akhirnya setelah bertanya-tanya cukup lama kami memutuskan untuk membeli kondom dengan merk Fiesta Baggy sebanyak 1 kotak.

Namun ternyata di sepanjang waktu kami bertanya jawab dengan penjaga apotiknya , wanita di samping kami yang merupakan pembeli lain ternyata sangat memperhatikan gerak-gerik kami. Dia memperhatikan kami dari atas sampai bawah dan itu tidak dilakukannya sekali tapi berulang kali dengan tatapan yang susah diartikan , tapi bila dicoba diartikan bisa seperti ini ‘anak muda generasi sekarang kok kayak gini ya, saya sangat prihatin’ atau bisa juga seperti ini ‘amit-amit jabang bayi! (ngelus perut)’. Intinya tatapannya sangat tidak mengenakkan dan membuat kami sedikit risih. Hal berbeda malah terjadi dengan penjaga wanita satunya yang menjadi kasir Apotik 7day , raut wajahnya sangat biasa seakan dia sudah terbiasa dengan konsumen yang membeli kondom.

Ketika sampai di kosan saya pun membuka kondom Fiesta Baggy tersebut , respon dari teman-teman kosan saya pun sungguh sangat meriah, sama meriahnya seperti mendapat  makanan gratisan dari Ibu Kos. Mereka yang notabene baru pertama kali melihat kondom seperti mendapatkan pencerahan dan ada yang langsung ingin mencobanya. Ada-ada saja kelakuannya. Setelah kotak dibuka ternyata ada 3 kemasan kondom di dalamnya . Untuk membuka kemasannya ada teknik tersendiri yaitu tempatkan kondom di ujung dan sobek kemasan di ujung lainnya untuk mencegah kondom rusak. Setelah dibuka ternyata aroma kondom sangat menusuk hidung ,baunya seperti melati dengan ada semacam pelumas di dalamnya. Fungsi dari pelumas sendiri yaitu untuk melancarkan ketika kondom yang dipasang di penis masuk ke vagina . Yang sangat penting juga yaitu jangan lupa untuk memeriksa tanggal kadaluarsanya , untuk kondom yang saya beli ini tanggal kadaluarsanya adalah bulan Juni 2016. Lalu selanjutnya malah ada salah satu teman kos saya yang berinisiatif untuk melakukan eksperimen yaitu mengisi kondom tersebut dengan air untuk mengetes seberapa kuat kondom tersebut untuk tidak bocor , setelah dites ternyata tidak bocor walaupun diisi banyak air dan terbukti kalau Fiesta Baggy ternyata cukup ampuh.
Pada kenyataanya Kondom memang tetap menjadi kontroversi apalagi di negara kita Indonesia ini. Antara pendapat menghalalkan zinah dan sebagai alat kontrasepsi yang berfungsi mengurangi tingkat kelahiran juga pencegahan terhadap Infeksi menular Seksual,namun alangkah baiknya bila kita berpikir bijaksana dalam menyikapinya. Kondom tetaplah alat dan yang menggunakan tetap manusia. Semua kembali ke pribadi masing-masing.

Pengalaman yang luar biasa , bila ada peringkat tugas kuliah termenarik maka saya tidak akan ragu untuk memilih tugas Membeli Kondom ini di peringkat pertama . Pengetahuan baru dengan aplikasi langsung di lapangan juga identifikasi langsung terhadap Kondom sebagai objek pembelajaran juga banyak softskill yang secara tidak langsung dilatih seperti Keberanian , Kejujuran, dan Skill berbicara sehingga bisa mengorek banyak info dari informan yang dalam kasus ini adalah Penjaga Apotik mejadi nilai plus tersendiri bagi tugas ini. Terima kasih kepada Allah SWT , Stela Monic Maya Ersa , Mbak dan Mas Penjaga Apotik 7day , Tukang parkir Apotik 7day, teman-teman kos Banjarsari 25 dan tentunya kepada Pak Priyadi Nugraha selaku Dosen Kewirausahaan & Pemasaran Sosial yang telah memberikan tugas hebat ini kepada saya. Terima kasih banyak untuk semuanya.

No comments: